18 Januari 2010

Kanker Hati

   Hati (liver) merupakan organ terbesar dalam tubuh manusia. Di dalam hati terjadi proses-proses penting bagi kehidupan kita yaitu proses penyimpanan energi, pembentukan protein dan asam empedu, pengaturan metabolisme kolesterol, dan penetralan racun/obat yang masuk dalam tubuh (RSPI Sulianti Saroso, 2007). Hati adalah organ metabolisme terbesar dalam tubuh, dengan berat rata-rata sekitar 1.500 gram atau 2% dari berat badan orang dewasa normal (Price dan Wilson, 2005 dalam Dina Amalia, 2008). Hati terlibat dalam sintesis, penyimpanan dan metabolisme banyak senyawa endogen dan klirens senyawa eksogen, termasuk obat dan toksin yang lain dari tubuh.
   Penyakit hati merupakan salah satu penyakit yang banyak ditemui di Indonesia. Lebih kurang 40- 60 % dari pasien yang dirawat di bagian penyakit dalam menderita kelainan hati. Kerusakan pada hati memiliki dampak besar pada berbagai proses dalam tubuh, termasuk pencernaan, penyerapan, penyimpanan, dan penggunaan vitamin dan mineral. Penyakit hati juga dapat menyebabkan malnutrisi karena beberapa alasan, yaitu menghambat / mengganggu pencernaan dan penyerapan makanan, mempengaruhi penggunaan gizi dalam tubuh, dan mengurangi pemasukan makanan karena rasa mual, hilangnya selera makan, dan muntah. Bila hati tidak berfungsi dengan semestinya, maka produksi, penggunaan, dan pengeluaran / ekskresi protein, karbohidrat, dan lemak berubah. Selain itu penyerapan serta penggunaan berbagai vitamin dan mineral juga berkurang .
     Kanker  disebabkan proliferasi sel yang tidak terkontrol. Kanker akan muncul bila DNA sel normal mengalami kerusakan sehingga menyebabkan mutasi genetik. Selama ini hampir semua orang sangat tergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila pemeriksaan hasil index yang normal berarti semua BAIK - BAIK SAJA!! Kesalah pahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter specialis, benar benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali
mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin.

Penyebab kanker hati ada banyak,diantaranya adalah :
1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama.
2. Tidak buang air besar pada pagi hari.
3. Pola makan yang terlalu berlebihan.
4. Tidak makan pagi.
5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet,zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.
7. Minyak goreng yang tidak sehat. Maka sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng untuk
makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil.
8. Mengkonsumsi masakan mentah atau dimasak matang 3-5 bagian. Masakan yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.

Tidak ada komentar:

Hilangkan Gabut di masa PPKM

Wabah COVID-19 kini sudah menyebar luas hampir ke seluruh dunia, termasuk negara kita tercinta,Indonesia. Semakin luasnya penyebaran COVID-1...