11 April 2010

Makanan dan Minuman Suplemen, serta Doping pada Atlet



    Prestasi olahraga merupakan dambaan setiap atlet. Ada yang meraihnya dengan cara berlatih dengan baik disertai asupan nutrisi yang optimal, namun ada yang melakukannya dengan cara mengkonsumsi berbagai suplemen, baik yang diperbolehkan maupun yang dilarang. Zat-zat yang dikonsumsi dengan tujuan meningkatkan kinerja saat berolahraga disebut zat ergogenik. Zat-zat ergogenik didefinisikan sebagai zat-zat yang dapat meningkatkan penggunaan energi, termasuk produksi, kontrol, dan efisiensi energi. Atlet seringkali menggunakan zat ergogenik untuk meningkatkan performans dan meraih kemenangan dalam kompetisi. Diperkirakan sekitar 1 sampai 3 juta atlet di Amerika Serikat menggunakan anabolik steroid.
    Zat-zat ergogenik diklasifikasikan dalam 5 kategori, yaitu (1) secara mekanik, misalnya penggunaan sepatu yang sangat ringan, (2) secara psikologis, seperti hipnosis, (3) secara fisiologis, misalnya doping darah, (4) secara farmakologis, misalnya suplemen anabolik steroid, dan (5) secara nutrisional, misalnya suplemen creatin. Zat-zat ergogenik digunakan secara spesifik berdasarkan cabang olahraga, misalnya atlet yang aktivitasnya tergantung pada kekuatan otot seperti pada olahraga angkat berat biasanya menggunakan anabolik steroid untuk meningkatkan massa otot. Beberapa atlet nomor endurans seperti pelari maraton dan balap sepeda menggunakan doping darah atau eritropoetin (EPO) untuk meningkatkan kapasitas angkut oksigen.
 
Antioksidan
    Antioksidan adalah substansi yang dapat mengatasi radikal bebas. Zat-zat yang termasuk antioksidan meliputi enzim, vitamin, mineral, dan phytochemical. Seperti diketahui, pada saat olahraga konsumsi oksigen meningkat sekitar 20 kali dari kondisi awal. Dengan demikian ada risiko terbentuk radikal bebas, terlebih pada olahraga dengan intensitas tinggi. Antioksidan dikatakan dapat mengurangi risiko yang terkait dengan meningkatnya jumlah radikal bebas yang terbentuk akibat latihan fisik, melindungi terhadap penyakit akibat proses penuaan, dan mencegah penuaan dini.
Riset penggunaan antioksidan pada atlet memberikan hasil yang bervariasi. Konsumsi antioksidan dalam bentuk multivitamin memberikan manfaat yang lebih baik selama latihan intensitas tinggi. Namun demikian, penggunaannya tetap harus berhati-hati, karena penelitian yang dilakukan biasanya untuk pemakaian jangka pendek. Untuk penggunaan jangka panjang belum cukup informasi tentang hal tersebut.
Kebutuhan perhari beberapa antioksidan adalah sebagai berikut: beta karoten 15-25 mg, vitamin C 150 mg, vitamin E 50-80 mg, dan selenium 50-100 µg. Pengunaan antioksidan biasanya relatif aman, asal dikonsumsi sesuai dosis anjuran. Dosis selenium lebih dari 900 µg dapat menyebabkan efek mual dan muntah, sedangkan vitamin larut lemak dapat menimbulkan efek toksik jika melebihi 10 kali lipat dosis yang diperbolehkan.
Suplemen Protein
    Suplemen protein dapat brupa bubuk yang dicampur ke susu atau air, dapat juga berupa protein batangan. Sebagian besar berupa protein susu. Suplemen protein diklaim dapat menstimulasi sistem imun dan mencegah menurunnya sistem imun akibat latihan berat. Namun demikian perlu diingat bahwa konsumsi protein berlebihan akan memperberat fungsi ginjal karena produk akhir protein adalah amonia yang harus dibuang melalui ginjal. Disamping itu harga suplemen ini biasanya mahal.
Ginseng
    Ginseng diklaim dapat meningkatkan pembentukan energi, meningkatkan konsentrasi, meningkatkan libido, dan menjaga kesehatan. Studi tentang ginseng memberikan hasil yang bervariasi, tergantung pada dosis, cara pemberian, desain penelitian yang digunakan, dan tipe ginseng yang digunakan.
    Dalam 100 g ginseng mengandung 338 kalori, 12,2 g protein, 70 g karbohidrat, beberapa vitamin, dan zat-zat aktif lainnya. Meskipun diperbolehkan, penggunaan ginseng harus berhati-hati, karena beberapa sediaan ginseng mengandung produk herbal lain, misalnya efedrin, yang tidak selalu tertulis dalam kemasan. Dosis harian dari akar kering ginseng 0,5-2 g per hari. Dosis toksik pada manusia belum diketahui.
L-Carnitin
    L-carnitin merupakan asam karboksilat rantai pendek, dibentuk secara endogen dari asam amino lisin dan metionin. Zat ini diklaim dapat meningkatkan kemampuan aerobik dan menurunkan lemak tubuh.
Sebuah penelitian yang menggunakan L-carnitin 4 g selama 7 hari disertai latihan anaerob intensitas tinggi tidak menunjukkan adanya efek ergogenik, namun hanya meningkatkan kadar serum carnitin. Penggunaan dalam dosis besar dapat menyebabkan diare. Hasil penelitian penggunaan L-carnitin sebagai zat ergogenik memberikan hasil yang bervariasi. Dari 13 penelitian yang sudah dilakukan, dilaporkan 9 penelitian tidak menunjukkan adanya efek suplementasi L-carnitin dalam meningkatkan kadar asam lemak, VO2max, maupun dalam meningkatkan performans, sedangkan 4 penelitian menunjukkan manfaat ergogenik L-carnitin.
Kafein
    Kafein digolongkan sebagai stimulan, diklaim dapat meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi, dan daya tahan. Efek samping yang sering timbul adalah kecemasan dan gangguan tidur. Efek diuretiknya berpotensi menimbulkan dehidrasi.
Dosis yang diperbolehkan tidak lebih dr 12 mcg/ml dalam urin (8 cangkir kopi).
Creatin Monohydrate
    Creatin monohydrate diklaim dapat meningkatkan kekuatan otot, memperbesar otot, membantu membakar lemak, dan meningkatkan daya tahan serta menunda kelelahan. Zat ini merupakan salah satu komponen dalam sumber makanan tinggi protein, seperti daging merah. Secara endogen dibentuk dari asam amino glisin, arginin, dan metionin oleh hati, ginjal, dan pancreas. Sebagian besar creatin disimpan di otot skelet, dan sekitar 5 % di jantung, otak, dan testis.
    Beberapa studi memperlihatkan efek jangka pendek suplementasi creatin dalam aktivitas yang menbutuhkan kekuatan dan poser. Namun demikian, suplementasi creatin tidak berdampak pada aktivitas yang membutuhkan daya tahan.
Doping dalam Olahraga
    Doping didefinisikan sebagai terjadinya pelanggaran satu atau lebih peraturan anti-doping yang dikeluarkan oleh badan anti-doping dunia. Adapun yang termasuk dalam doping adalah sebagai berikut:
1. Terdapat zat terlarang atau metabolit atau markers dalam sampel olahragawan
2. Menggunakan, memiliki, memperdagangkan zat erlarang atau metode terlarang.
3. Menolak menyerahkan sampel
4. Merusak atau upaya merusak sampel
5. Memberikan atau upaya memberikan kepada olahragawan.
    Zat-zat terlarang, yaitu anabolik agent, hormon dan zat terkait, beta-2 agonist, antagonis dan modulator hormon, diuretik dan masking agent lainnya. Masking merupakan penggunaan zat atau metode spesifik untuk mencegah atau mengelabui badan anti-doping dalam mendeteksi doping. Sebagai contoh penggunaan diuretik sebagai penurun berat badan, melarutkan urin, dan mengaburkan zat-zat lain, serta penggunaan probenesid untuk menghambat pengeluaran urin.
Metode terlarang yaitu meningkatkan transfer oksigen melalui doping darah, manipulasi kimiawi dan fisik, misalnya melalui infus intravena, merusak sampel, doping gen.
Zat terlarang dalam kompetisi yaitu stimulan, narkotika, cannabinoid, glucocorticosteroid. Zat terlarang dalam olahraga tertentu, yaitu alkohol dan beta blocker.
Penggunaan Zat-zat Ergogenik
    Penggunaan sistem rating dapat digunakan untuk menilai zat ergogenik. Warna merah berarti berhenti, artinya jangan dikonsumsi. Warna kuning berarti hati-hati. Warna hijau berarti boleh dikonsumsi.    Zat ergogenik dalam klasifikasi merah berarti harus dihindari karena tidak ada bukti ilmiah mempunyai efek ergogenik atau berbahaya bagi kesehatan, atau termasuk dalam daftar larangan IOC. Zat ergogenik dalam klasifikasi kuning berarti harus digunakan secara hati-hati karena masih dibutuhkan bukti penelitian terkait dengan manfaat dan keamanannya. Zat ergogenik dalam klasifikasi hijau boleh digunakan oleh atlet karena manfaatnya terbukti secara ilmiah selama dikonsumsi sesuai dosis yang ditentukan dan dalam periode waktu tertentu. Meskipun diklasifikasi hijau bukan berarti zat ergogenik ini boleh untuk setiap atlet. Zat ergogenik klasifikasi hijau dapat meningkatkan performans atlet untuk jenis olahraga tertentu.
    Beberapa contoh zat ergogenik klasifikasi merah yaitu androstendedione, DHEA, 19-norandrostendedione, 19-norandrostendediol, ephedra. Contoh zat ergogenik klasifikasi kuning yaitu ginseng, ginkgo biloba, coenzyme Q10, cytochrome c, carnitine, chromium, echinacea, glucosamine, glutamine, HMB, colostrum, kafein. Zat ergogenik klasifikasi hijau yaitu penggantian air dan karbohidrat, creatin, antioksidan, suplemen besi, suplemen kalsium, suplemen multivitamin dan mineral.
Sebagai respon terhadap penggunaan zat-zat ergogenik di kalangan atlet, dikeluarkan kebijakan yang mengatur penggunaannya dan program tes doping untuk memonitor. Jadi sangatlah penting untuk para praktisi mengetahui zat-zat ergogenik sehingga dapat menerapkannya dengan bijaksana dan dapat memberikan saran yang tepat bagi atlet.
Daftar Pustaka
Christiana Phillipou. Ergogenic Aids Used by Athletes. Presentation.
Maughan, R. 1999. Nutritional Ergogenic Aids and Exercise Performance. Nutrition Research Reviews, 12: 255-280.
Marc D. Silver. 2001. Use of Ergogenic Aids by Athletes. Am Acad Orthop Surg, vol.9, No.1:61-70.
Toho Cholik. 2007.Pedoman Anti Doping dalam Olahraga. Lembaga Anti-doping Indonesia, Jakarta.


 



 

4 Maret 2010

GIZI SEIMBANG


Gizi berasal dari bahasa arab: “al gizai” yang artinya makanan dan manfaatnya untuk kesehatan. Dapat juga diartikan sari makanan yang bermanfaat untuk kesehatan.Manusia dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya, dimulai dari saat pembuahan, berlangsung sepanjang masa hidupnya hingga dewasa sampai masa tua, memerlukan zat gizi yang terkandung dalam makanan. Jadi manusia mendapat zat gizi atau nutrien dalam bentuk makanan yang berasak dari hewan (hewani) dan tumbuh-tumbuhan (nabati). Zat gizi tersebut adalah karbohidrat, protein dan lemak yang disebut sebagai zat gizi makro serta vitamin dan mineral yang disebut dengan zat gizi mikro. Selain itu, untuk memperlancar proses metabolisme dalam tubuh
diperlukan air dan serat. Tubuh manusia membutuhkan aneka ragam makanan untuk memenuhi semua zat gizi tersebut. Kekurangan atau kelebihan salah satu unsur zat gizi akan menyebabkan kelainan atau penyakit. Oleh karena itu, perlu diterapkan kebiasaan makanan yang seimbang sejak usia dini dengan jumlah yang sesuai kebutuhan masing-masing individu agar tercapai kondisi kesehatan yang prima.

Hidangan “gizi seimbang” adalah makanan yang mengandung zat tenaga, zat pembangun dan zat pengatur. Zat tenaga atau kalori diperlukan untuk melakukan aktivitas sehari-hari yang sebagian besar dibutuhkan dari bahan makanan sumber karbohidrat dan lemak serta sedikit protein. Zat pembangun atau protein ini penting
untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel rusak yang didapatkan dari bahan makanan hewani atau tumbuh-tumbuhan (nabati). Bahan makanan sumber zat tenaga dari karbohidrat, antara lain: beras, jagung, gandum, ubi jalar, kentang, sagu, roti, mie, pasta` makaroni dan tepung-tepungan disamping gula murni, baik sukrosa, glukosa atau laktosa. Sedangkan bahan makanan sumber zat tenaga daril emak antara lain: lemak hewani, minyak, santan, margarine dan mentega. Bahan makanan sumber zat pembangun yang berasal dari hewani antara lain: daging, ikan, ayam, telur, udang, kerang sari serta turunannya (seperti keju, yoghurt, dll).
Sumber zat pengatur adalah semua sayur-sayuran dan buah-buahan yang mengandung berbagai vitamin dan mineral yang berperan untuk proses metabolisme atau bekerjanya fungsi organ tubuh. Selain itu, air juga diperlukan untuk proses metabolisme. Sedangkan serat juga dibutuhkan oleh tubuh terutama untuk
memberikan isi perut (bulky) dan membantu memperlancar proses buang air besar. Selain itu serat juga mempengaruhi penyerapan zat gizi dalam usus.

Disamping “4 Sehat 5 Sempurna”, pola makan yang mengikuti “13 Pesan Dasar Gizi Seimbang” sangat dianjurkan untuk mendapatkan kecukupan zat gizi.

1. Makanlah aneka ragam makanan

Makan yang beraneka ragam akan saling melengkapi kekurangan zat gizi dari berbagai makanan, yang menjamin terpenuhinya kecukupan sumber zat tenaga, zat pembangun dan zat pengatur.

2. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi

Setiap orang dianjurkan makan makanan yang cukup mengandung energi agar dapat melakukan aktivitas sehari-hari.

3. Makanlah makanan sumber karbohidrat, setengah dari kebutuhan energi

Dianjurkan menggunakan sumber karbohidrat kompleks (padi-padian, umbi-umbian dan tepung-tepungan) daripada karbohidrat murni (gula).

4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan energi

Lemak dan minyak berguna untuk meningkatkan jumlah energi, membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K serta menambah lezatnya hidangan. Dianjurkan menggunakan lemak dan minyak nabati, karena mudah dicerna oleh tubuh.

5. Gunakan garam beryodium

Garam beryodium adalah garam natrium yang diperkaya dengan kalium yodida, sebanyak 30-80 ppm. Setiap keluarga dianjurkan untuk menggunakan garam beryodium untuk memasak/mengolah makanan agar tidak terjadi Gangguan Akibat Kurang Yodium (GAKY).

6. Makanlah makanan sumber zat besi

Zat besi / Fe adalah salah satu unsur penting untuk membentuk hemoglobin (Hb) atau sel darah merah. Kurang zat besi dapat menyebabkan anemia. Sumber zat besi yang baik berasal dari makanan hewani (heme-iron) dibandingkan dari makanan nabati (nonheme-iron).

7. Berikan ASI saja pada bayi sampai umur 4 bulan

ASI adalah makanan terbaik untuk bayi, karena kandungan zat gizinya lengkap, mengandung zat kekebalan dan memberikan ASI akan mempererat jalinan kasih saying ibu dan bayinya.

8. Biasakan makan pagi

Makan pagi atau sarapan sangat bermanfaat karena memelihara ketahanan fisik, mempertahankan daya tahan saat bekerja dan meningkatkan produktivitas kerja.

9. Minumlah air bersih, aman yang cukup jumlahnya

Air minum harus bersih dan bebas kuman dengan cara mendidihkan atau diproses dengan alat (air minum dalam kemasan). Fungsi air minum dalah tubuh adalah untuk melancarkan transportasi zat gizi, mengatur keseimbangan cairan dan garam mineral, mengatur suhu tubuh dan mengeluarkan sisa metabolisme.
Dianjurkan minum sekurang-kurangnya 2 liter atau 8 gelas sehari untuk mencegah dehidrasi dan menurunkan risiko penyakit ginjal.

10. Lakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur

Kegiatan fisik dan olahraga (setiap hari jalan kaki) sangat dianjurkan untuk meningkatkan kebugaran, mencegah kelebihan berat badan, meningkatkan fungsi jantung, paru dan otot serta memperlambat proses menua.

11. Hindari minum minuman beralkohol.


Minum-minuman beralkohol dapat menyebabkan ketagihan, mabuk dan tidak dapat mengendalikan diri. Selain itu, minum-minuman beralkohol secara berlebihan dapat menimbulkan penyakit yang gawat, misalnya penyakit hati.

12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan.

Makanan yang aman adalah makanan yang tidak tercemar, tidak mengandung organisme atau bakteri tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya. Memakan makanan tidak aman dapat menyebabkan gangguan kesehatan, antara lain menderita keracunan makanan yang dapat menyebabkan kematian.

13. Bacalah pada label makanan yang dikemas.

Semua keterangan yang rinci pada label makanan kemasan sangat membantu konsumen pada saat memilih dan menggunakannya.keterangan mengenai tanggal kadaluwarsa pada label menunjukkan kelayakan makanan tersebut untuk bisa dimakan atau tidak. Sedankan keterangan mengenai bahan-bahan, yang terkandung pada makanan kemasan tersebut, memberikan informasi kepada konsumennya untuk menilai halal atau tidaknya makanan tersebut.
 
Kebiasaan hidup sehat dan bersih juga merupakan faktor yang sangat mendukung kedua setelah nutrisi, jadi biasakanlah mulai merubah pola dan kebiasaan anda mulai dari hal yang paling sederhana, diantaranya yang terdapat pada 13 pesan diatas.

21 Februari 2010

10 Makanan yang bisa Meningkatkan Gairah Seksual

Banyak mitos seputar makanan yang dapat meningkatkan gairah seks, di antaranya cokelat. Hasil studi memang menunjukkan bahwa beberapa vitamin dan mineral tertentu yang terdapat dalam makanan dapat mendorong level hormon, meningkatkan sensitivitas saraf, dan membuat hubungan seks semakin dapat dinikmati. Bila suatu ketika Anda merasa begitu bergairah dengan suami, salahkan saja makanan yang Anda konsumsi sebelumnya. Judy Dutton dari majalah Redbook menjelaskan manfaat dari berbagai makanan berikut ini untuk meningkatkan gairah seks Anda:
Strawberry. Buah dengan penampilan yang segar dan menggiurkan ini mengandung antioksidan dan memperbaiki sirkulasi darah. Jika sirkulasi darah Anda lancar, tentunya tubuh Anda terasa lebih segar dan siap untuk menghadapi "serangan" yang panas dari pasangan. Olah strawberry sebagai smoothies, campurkan ke dalam cornflakes, atau celupkan ke dalam cokelat cair.
Telur. Entah direbus, diceplok, didadar, telur mengandung vitamin B6 yang membantu tubuh menyeimbangkan level hormon dan mengatasi stres. Apakah suasana di kantor telah menurunkan mood Anda dalam bermesraan dengan suami? Buatlah roti isi telur, atau makanan lain yang mengandung vitamin B6, seperti bayam, wortel, kacang polong, biji bunga matahari, bibit gandum, atau ikan, untuk memperbaiki mood Anda.
Steak. Daging sapi dan daging unggas berwarna gelap dapat membantu kendali produksi prolaktin dalam tubuh, yaitu hormon yang pada kadar yang tinggi dapat mengurangi dorongan seks Anda. Namun Anda yang lebih menyukai sayuran pun bisa mendapatkan semangat atau dorongan yang sama dari nasi merah, roti gandum, sayuran berwarna hijau, dan keju yang lunak (seperti Cheshire atau Lancashire).
Bawang. Nafas bau bawang memang enggak seksi, tetapi itu kalau hanya terjadi bila Anda berciuman tanpa menggosok gigi lebih dulu. Kenyataannya, bawang merah atau bawang putih memperlebar pembuluh darah dan memperbaiki sirkulasi darah di tubuh bagian bawah. Tumis brokoli bawang putih, atau kebab daging dan bawang boleh Anda nikmati beberapa jam sebelumnya.
Cokelat. Nah, ini dia biangnya. Ada alasan mengapa makanan ini menjadi pilihan mayoritas wanita. Cokelat berisi senyawa yang disebut methylxanthine, yang memicu pelepasan hormon dopamine dalam tubuh. Lepasnya hormon dopamine dapat memberikan rasa kesenangan pada diri Anda, dan membuat Anda meleleh ke dalam pelukan Si Dia.
Jeruk. Buah ini kaya dengan vitamin C, yang meningkatkan stamina tubuh dan memerangi flu. Manfaat lain jeruk yang tidak Anda ketahui adalah meningkatkan kadar oxytocin, hormon yang mendorong Anda untuk bersentuhan dengan orang lain, entah dengan memeluk atau meringkuk ke dalam pelukan Si Dia. Bosan dengan jus jeruk, masukkan saja potongan buah jeruk ke dalam salad atau jadikan saus crepes.
Oatmeal. Makanan yang biasa Anda jadikan sarapan ini tidak hanya baik untuk menurunkan kolesterol, tetapi juga meningkatkan kadar testosteron di dalam darah. Seperti yang Anda ketahui, hormon testosteron penting bagi kesehatan pria maupun wanita. Fungsinya antara lain adalah meningkatkan libido dan energi!
Jahe. Entah Anda olah sebagai wedang jahe, atau Anda kunyah di sela-sela menikmati sushi, rempah ini mempercepat metabolisme Anda sehingga tubuh Anda mendapatkan energi seksual yang baru.
Kacang walnut. Snack ini mengandung asam lemak, yang merupakan komponen utama dalam hormon seksual. Kudap kacang ini begitu saja, atau tambahkan ke dalam adonan brownies Anda.
Madu. Selain dipercaya dapat menjaga stamina tubuh, madu juga mengandung boron, mineral yang dapat meningkatkan kadar testosteron yang mendorong libido. Konsumsi madu sebagai pengganti gula dalam teh, atau jadikan bahan untuk mengolah ayam panggang.

Sumber : Kompas.com

4 Februari 2010

"NGESEKS" DAPAT MENGURANGI RESIKO PENYAKIT JANTUNG


Manfaat seks bagi kesehatan memang tak terbantahkan. Buktinya, dari sekian banyak khasiat yang telah dipublikasikan, selalu ada studi baru yang mengungkap manfaat berhubungan intim. Temuan terbaru yang dimuat American Journal of Cardiology ini, misalnya, menyatakan bahwa pria yang berhubungan seks sedikitnya dua kali seminggu dapat terhindar dari risiko penyakit jantung. Hasil studi itu menunjukkan, mereka yang berhubungan seks secara rutin memiliki 45 persen risiko lebih kecil mengidap penyakit jantung dibanding mereka yang berhubungan seks hanya sekali sebulan atau lebih sedikit.

Studi yang melibatkan 1.000 orang ini menunjukkan, seks memberi dampak  protektif bagi jantung pria, tetapi penelitian tidak menguji apakah efek yang sama berlaku pada wanita.

Setiap tahun, sekitar 270.000 orang di Inggris menderita serangan jantung, dan penyakit jantung koroner menjadi pembunuh paling besar. Meski seks sudah lama diketahui sebagai aktivitas yang menguntungkan kesehatan mental dan fisik, tetapi masih sedikit bukti ilmiah yang menunjukkan betapa seks rutin memberi manfaat besar bagi penyakit serius seperti jantung.

Dalam risetnya, ilmuwan di New England Research Institute, Massachusetts, mendata aktivitas seksual pria usia 40 hingga 70 yang terlibat dalam riset jangka panjang bertajuk "Massachusetts Male Ageing Study", yang dimulai pada 1987.

Setelah sekitar 16 tahun, peserta survei ditanya seberapa sering mereka melakukan seks dan lalu dicek gejala-gela penyakit jantung. Para peneliti juga memperhitungkan faktor-faktor risiko lain, seperti usia, berat badan, tekanan darah, dan kolesterol.

Hasil riset  menunjukkan, pria yang melakukan seks sedikitnya dua kali seminggu berisiko lebih kecil mengidap penyakit jantung dibanding mereka yang ngeseks  sebulan sekali atau lebih sedikit.

Dalam laporannya, peneliti menyatakan, seks memberikan manfaat baik secara emosional maupun secara fisik bagi kesehatan. Pria yang memiliki hasrat berhubungan seks lebih sering dan mampu memenuhinya adalah kelompok yang lebih sehat. Namun, seks dalam beberapa wujud memiliki komponen aktivitas fisik yang secara langsung dapat melindungi kesehatan pembuluh darah dan jantung.

Pria yang rutin berhubungan seks boleh jadi memiliki hubungan intim yang suportif  dan hal ini memperbaiki kualitas kesehatan melalui penurunan kadar stres dan dukungan sosial.



Nah,ternyata "ngesex" banyak manfaatnya kan?khususnya bagi kaum pria "Bercintalah setidaknya tiga kali sepekan sebagai cara mencegah disfungsi ereksi dan penile atrophy".:D

Sumber : Kompas.com

31 Januari 2010

Hari Kusta Sedunia

Mungkin sebagian besar dari masyarakat ada yang belum mengerti tentang kusta. Istilah kusta berasal dari bahasa sansekerta, yakni kushtha berarti kumpulan gejala-gejala kulit secara umum. Penyakit kusta disebut juga Morbus Hansen, sesuai dengan nama yang menemukan kuman yaitu Dr. Gerhard Armauwer Hansen pada tahun 1874 sehingga penyakit ini disebut Morbus Hansen.   
       Penyakit kusta disebabkan oleh kuman yang dimakan sebagai microbakterium, dimana microbacterium ini adalah kuman aerob, tidak membentuk spora, berbentuk batang yang tidak mudah diwarnai namun jika diwarnai akan tahan terhadap dekolorisasi oleh asam atau alkohol sehingga oleh karena itu dinamakan sebagai basil “tahan asam”. Selain banyak membentuk safrifit, terdapat juga golongan organism patogen (misalnya Microbacterium tubercolose, mycrobakteriumleprae) yang menyebabkan penyakit menahun dengan menimbulkan lesi jenis granuloma infeksion.
      Cara-cara penularan penyakit kusta sampai saat ini masih merupakan tanda tanya. Yang diketahui hanya pintu keluar kuman kusta dari tubuh si penderita, yakni selaput lendir hidung. Tetapi ada yang mengatakan bahwa penularan penyakit kusta adalah:
a. Melalui sekret hidung, basil yang berasal dari sekret hidung penderita yang sudah mengering, diluar masih dapat hidup 2–7 x 24 jam.
b. Kontak kulit dengan kulit. Syarat-syaratnya adalah harus dibawah umur 15 tahun, keduanya harus ada lesi baik mikoskopis maupun makroskopis, dan adanya kontak yang lama dan berulang-ulang.
Tanda-tanda penyakit kusta bermacam-macam, tergantung dari tingkat atau tipe dari penyakit tersebut. Di dalam tulisan ini hanya akan disajikan tanda-tanda secara umum tidak terlampau mendetail, agar dikenal oleh masyarakat awam, yaitu:  
  • Adanya bercak tipis seperti panu pada badan/tubuh manusia
  •  Pada bercak putih ini pertamanya hanya sedikit, tetapi lama-lama semakin melebar dan banyak.
  • Adanya pelebaran syaraf terutama pada syaraf ulnaris, medianus, aulicularis magnus seryta peroneus.
  • Adanya bintil-bintil kemerahan (leproma, nodul) yarig tersebar pada kulit
  • Alis rambut rontok
  • Muka berbenjol-benjol dan tegang yang disebut facies leomina (muka singa)
  • Gejala-gejala umum pada lepra, reaksi :
  • Panas dari derajat yang rendah sampai dengan menggigil.
  • Anoreksia.
  • Nausea, kadang-kadang disertai vomitus.
  • Cephalgia.
  • Kadang-kadang disertai iritasi, Orchitis dan Pleuritis.
  • Kadang-kadang disertai dengan Nephrosia, Nepritis dan hepatospleenomegali.
  • Neuritis. 
 Obat yang biasa digunakan untuk penyembuhan Kusta :
  1. Rifampicin : dapat membunuh bakteri kusta dengan menghambat perkembangbiakan bakteri. Dosis 600mg.
  2. Diaminodiphenylsulfone : mencegah resistansi bakteri terhadap obat (Dapsone) (dikombinasikan dengan obat lain)
  3. Clofazimine (CLF) : menghambat pertumbuhan dan menekan efek bakteri yang perlahan pada Mycobacterium Leprae dengan berikatan pada DNA bakteri
  4. Ofloxacin : Synthetic Fluoroquinolone, beraksi menyerupai penghambat bacterial DNA gyrase
  5. Minocycline : Semisynthetic Tetracycline, menghambat sintesis protein pada bakteri

      Setiap minggu terakhir di bulan Januari, seluruh dunia memperingati Hari Kusta Se-Dunia demikian pula di Indonesia. YTLI bersama dengan saudara - saudara yang pernah menderita kusta dan juga orang - orang yang peduli dengan kusta serempak turun ke jalan untuk melakukan aksi damai. Tak ketinggalan juga, wakil dari Departemen Kesehatan, dr. Christina Widaningrum beserta staf dari SubDit Kusta, ada juga Dr. Revankar - Perwakilan WHO untuk Kusta dan Frambusia, kemudian beberapa teman dari Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI) serta teman - teman dari Gerakan Anti Diskriminasi (GANDI).
      Kusta bisa disembuhkan, maka dari itu, sebaiknya kita tidak mengucilkan penderita kusta, karena kita tahu bahwa penderita kusta sebagian besar mengalami tekanan psikologis yang sangat berat. Dengan tidak mengucilkan dan menjauhi penderita kusta,kita juga membantu meringankan penderitaan penderita kusta, bahkan berbagai negara di dunia menetapkan HARI KUSTA SEDUNIA sebagai salah satu hari yang sangat bermanfaat bagi penderita kusta, termasuk negara kita tercinta, Indonesia. Dengan membawa spanduk bertuliskan “Kusta Bisa Sembuh” dan “Stop Stigma dan Diskriminasi pada Mantan Penderita Kusta”, lebih dari 100 orang berjalan sembari membagi bunga mawar merah dan juga stiker serta brosur tentang penyakit Kusta. Tak hanya itu, para mantan penderita kusta dari Sitanala dan Jakarta juga tampak antusias memberikan sedikit fakta tentang kusta.

27 Januari 2010

Deteksi Dini Gangguan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak


Deteksi tumbuh kembang perlu dilakukan untuk menentukan apakah tumbuh kembang seorang anak berjalan normal ataun tidak baik dilihat dari segi medis maupun statistic. Anak yang sehat akan menunjukkan tumbuh kembang yang optimal apabila diberikan lingkungan bio-fisiko-psikososial yang adekuat. Proses tumbuh kembang merupakan proses yang berkesinambungan mulai dari konsepsi sampai dewasa yang meliputi pola tertentu yang khas untuk setiap anak. Proses tersebut merupakan proses interaksi yang terus-menerus serta rumit antara factor genetic dan lingkungan bio-fisiko-psikososial tersebut. Untuk mendeteksi tumbuh kembang anak digunakan parameter-parameter tertentu.
A.    Gangguan Pertumbuhan Anak
1.      Parameter Pertumbuhan Fisik
-         Ukuran Anthropomeri : untuk menilai pertumbuhan fisik anak digunakan ukuran-ukuran anthropometri yang dibedakan menjadi 2 kelompok:
·         Tergantung Umur (TB/U, LK/U, LLA/U). Kelemahan: menetapkan umur anak yang tetap karena tidak semua anak memiliki catatan mengenai tanggal lahirnya.
·         Tidak Tergantung Umur (BB/TB, LLA/TB, Lain-lain: LLA/Standar Baku)

a.       Berat Badan
Berat badan merupakan hasil penurunan atau peningkatan semua jaringan yang ada pada tubuh, antara lain: tulang, otot, lemak, cairan tubuh, dan lainnya. Berat badan digunakan sebagai indicator terbaik untuk mengetahui keadaan gizi dan tumbuh kembang anak. Kelebihannya, sensitive terhadap perubahan komposisi tubuh, pengukurannya objektif dan dapat diulangi, dapat digunakan timbangan jenis apa saja yang relative murah dan mudah serta tidak mmebutuhnkan banyak waktu sedangkan kerugiannya indicator berat badan ini tidak sensitive terhadap proporsi tubuh misalnya pendek gemuk atau tinggi kurus.
Indikator berat badan dimanfaatkan untuk:
-         Bahan informasi untuk menilai keadaan gizi baik yang akut atau kronis, tumbuh kembang dan kesehatan
-         Memonitor keadaan kesehatan
-         Dasar perhitungan dosis obat dan makanan yang perlu diberikan

b.      Tinggi Badan
Tinggi badan merupakan ukuran anthropometri kedua yang terpenting. Keistimewaannya adalah bahwa ukuran tinggi badan pada masa pertumbuhan meningkat terus sampai tinggi maximal masih bisa dicapai. Keuntungan indicator TB ini adalah pengukurannya objektif, alat dapat dibuat sendiri murah dan mudah dibawa sedangkan kerugiannya adalah perubahan tinggi badan relative pelan, sulit mengukur tinggi badan yang tepat dan kadang-kadang membutuhkan lebih dari seorang tenaga.

c.       Lingkar Kepala
Lingkar kepala mencerminkan volume intracranial, yang digunakan untuk menaksir pertumbuhan otak sehingga pada lingkar kepala yang lebih kecil dari normal (mikrosefali) menunjukkan retardasi mental. Sebaliknya jika terdapat penyumbatan pada aliran cairan serebrospinal pada hidrosefalus akan meningkatkan volume kepala sehingga lingkarkepala lebih besar dari normal. Pertumbuhan lingkar kepala yang paling pesat  adalah 6 bulan pertama kehidupan yaitu dari 34 cm pada waktu lahir menjadi 44 cm pada usia 6 bulan sedangkan pada usia 1 tahun 47 cm, 2  tahun 49 cm, dan dewasa 54 cm.

d.      Lingkar Lengan Atas
Lingkar lengan atas mencerminkan tumbuh kembang jaringan lemak dan otot yang tidak terpengaruh banyak oleh keadaan cairan tubuh dibandingkan dengan berat badan. Keuntungan penggunaan LLA adalah alatnya murah, mudah dibawa, cepat penggunaanya dan dapat digunakan oleh tenaga tidak terdidik sedangkan kerugiannya adalah LLA hanya untuk identifikasi anak-anak dengan gangguan gizi atau pertumbuhan yang berat, sukar menentukan pertengahan LLA tanpa menekan jaringan dan hanya untuk anak 1-3 tahun.

e.       Lipatan Kulit
Tebalnya lipatan kulit pada daerah trisep dan subskapular merupak refleksi tumbuh kembangan jariangan lemak bawah kulit yang mencerminkan kecukupan energy.

2.      Gejala/Tanda Pada Pemeriksaan Fisik
a.       Keseluruhan fisik
Bentuk tubuh, perbandingan bagian kepala, tubuh dan anggota serta adanya oedem atau tidak
b.      Jaringan otot
Pertumbuhan otot (lengan atas, pantat, dan paha) dengan cara cubitan tebal
c.       Jaringan lemak
Kulit di bawah trisep dan subskapular dengan cubitan tipis
d.      Rambut
Pertumbuhan warna, diameter (tabal atau tipis), sifat, keritinga atau lurus, dana akar rambut (mudah dicabut atau tidak)
e.       Gigi geligi
Pengeroposan gigi susu, saat tanggal dan pengeroposan gigi permanen.

3.      Gejala/Tanda Pemeriksaan Laboratorium
Pemeriksaan darah antara lain kadar Hb, serum protein (albumin dan globulin), hormon
4.      Gejala/Tanda Pemeriksaan Radiologi
Pemeriksaaan radiologi untuk menilai umur biologis yaitu umur tulang, biasannya dilakukan jika ada kecurigaan adanya gangguan pertumbuhan.
B.     Gangguan Perkembangan Anak
Tahap-tahap penilaian perkembangan anak:
1.      Anamnesis
Melakukan anamanesis yang lengkap, karena kelaian perkembnagan dapat disebabkan oleh beberapa factor.
2.      Skrining gangguan perkembangan anak
Menggunakan instrument-instrumen untuk skrining guna mengetahui kelainan perkembangan anak misalnya dengan menggunakan DDST (Denver Development Mental, skrining tes), tes IQ atau tes psikologi lainnya.
3.      Evaluasi lingkungan anak
Hal ini dilakukan karena tumbuh kembang anak adalah hasil interaksi anatara factor genetic dengan lingkunagan bio-fisiko-psikososial.
4.      Evaluasi penglihatan dan pendengaran anak
Dilakukannya anamnesis atau menggunakan audio meter untuk skrining pendengaran.
5.      Evaluasi bicara dan bahasa anak
Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan anak berbicara masih dalam batas normal atau tidak. Karena kemampuan berbicara menggambarkan kemampuan SSP, endokrin, ada atau tidaknya kelainan bawaan pada hidung, mulut dan pendengaran, stimulasi yang diberikan, emosi anak dan sebagainya.
6.      Pemeriksaan fisik
Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat kelainan fisik yang dapat mempengaruhi perkembangan anak.
7.      Pemeriksaan neurologi
Tes atau pemeriksaan neurologi dapat membantu dalam diagnosis suatu kelainan.
8.      Evaluasi penyakit-penyakit metabolic
Penyakit metabolic menjadi salah satu penyebab gangguan perkembangan pada anak sehingga tidak perlu dilakukan evaluasi penyakit metabolic.
9.      Integrasi dari hasil penemuan
Dibuat suatu kesimpulan diagnosis berdasarkan anamnesis dan semua pemeriksaan tersebut.
By: Mahasiswa D4 Politeknik Kesehatan DepKes Malang, 2010



22 Januari 2010

MAKANAN BARAT >>>> BERBAHAYA BAGI ORANG ASIA

DELAPAN OBAT ALAMI
Ethel R. Nelson M.D.
[© Copyright Indonesia Publishing House.  All rights reserved.]



PARA pengusaha Asia mendapati diri mereka berada di bawah tekanan yang makin berat untuk memungut tidak saja cara-cara berniaga Barat, tetapi juga cara-cara hidup ala Barat.  Akibatnya, insiden penyakit-penyakit khas "Barat" tertentu meningkat -- tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner (serangan jantung), dan pecahnya atau tersumbatnya pembuluh-pembuluh otak (stroke).  Menu-menu makanan yang berlemak dan tidak sehat dari negara-negara Barat mendorong bagi penyakit-penyakit tersebut.
Jangan meniru kebiasaan makan orang Amerika!

        Bangsa Amerika, jauh sebelumnya daripada bangsa Asia, telah mulai mengubah kebiasaan makan mereka.  Gantinya makan tiga kali sehari di rumah, 25 persen orang Amerika sekarang ini sama sekali tidak sarapan, dan menggantinya dengan minum kopi dan jajan ringan.  Setiap hari 77 juta orang Amerika makan di luar pada salah satu dari 300.000 restoran yang ada di seluruh negeri.
        Dibandingkan pada 75 tahun lalu, konsumsi daging sapi di AS telah meningkat sampai 78 persen, dan penggunaan daging babi, ikan dan ayam telah mencapai angka tertinggi selama ini.  Pemakaian produk-produk olahan susu meningkat sampai 25 persen.  Memakan lemak dan minyak naik sampai 50 persen belakangan ini.  Sebaliknya, permintaan atas buah-buahan segar telah merosot 36 persen, sedangkan sayur-sayuran menurun 25 persen.  Konsumsi buah-buahan kalengan (dilengkapi dengan saus gula yang kental) dan sayuran (telah diawetkan dengan garam) meningkat secara mencolok, dan pemakaian gula serta pemanis lainnya telah naik sampai 50 persen.
        Makanan "siap hidang" (fastfood) yang disukai orang Amerika saat ini adalah:  hamburger, hot dog, pizza, ketang goreng, es krim, susu campur, dan minuman ringan.  Makanan lainnya yang juga digandrungi adalah:  kue-kue roti, roti putih, crackers, daging yang sudah diasapi, sup, keju yang sudah diproses, selai, yogurt dengan campuran rasa, dan coklat campur susu.  Setiap hari hampir 30 persen penduduk dewasa memakan satu hot dog, atau ham maupun sandwich daging; 26 persen melahap satu hamburger, cheeseburger, atau sepotong daging; dan 41 persen meminum dua gelas susu kental sehari.
        Apakah yang dapat dipelajari oleh orang-orang Asia dari statistik di AS?  Makanan in mengandung lemak (kolesterol), gula, atau garam (sodium) yang tinggi.  Menu makanan seperti sekarang terbukti secara langsung mendorong terjadinya serangan jantung, stroke, diabetes, kegemukan, dan penyakit ginjal.
Bagaimana dengan bangsa Asia?
  
     Statistik mengenai masalah menu di AS ini mempunyai kaitan yang pasti dengan bangsa Asia secara umum, khususnya kalangan pengusaha Asia yang telah meniru kebiasaan makan Barat.  Memperhatikan fakta pada 40 tahun lampau itu, para dokter jarang menjumpai suatu serangan jantung di kawasan ini.  Namun, selama sepuluh tahun terakhir penyakit ini, ditambah pula dengan serangan stroke, telah menanjak menjadi penyebab kematian nomor wahid setidaknya di satu negara -- Thailand -- bahkan sampai menyisihkan penyakit kanker, tindak kejahatan, ataupun akibat kecelakaan lalu lintas.  Orang Asia yang bijaksana perlu memahami akan bahaya dari kecenderungan kepada pola makan ala Barat, yang menjadi penyebab utama dari penyakit-penyakit mematikan ini.
Kebiasaan makan orang Asia
  
     Bangsa Asia dari golongan menengah telah banyak makan makanan daging yang digoreng dan mengandung kadar lemak tinggi, ditambah lagi dengan makanan-makanan yang mengandung garam dan gula tinggi yang didapatkan dari restoran-restoran ataupun warung-warung pinggir jalan.  Tetapi khususnya kalangan pengusaha Asia, mereka telah membiasakan diri dengan banyak jenis makanan Barat seperti disebutkan tadi.  Bahkan, bilamana demi urusan bisnis diadakan jamuan bagi mitra usaha, acapkali sajian makanannya adalah dari jenis yang mewah dan tidak sehat ini, yang tinggi kandungan lemak, gula dan garam!
Waspadai yang ini!
  
     Makanan ala Amerika yang paling populer yang mengandung lemak, gula dan sodium (garam) tinggi termasuk:  hamburger, hot dog, pizza, ayam goreng tepung, bistik, susu kental, es krim, donat, tart, kue-kue, roti putih, sup kalengan, keju, telur, minuman ringan, dan kembang gula.  Orang-orang muda Asia terutama sudah mulai "candu" terhadap banyak jenis makanan tersebut.
        Jika Anda suka makan salah satu jenis makanan tersebut beberapa kali dalam seminggu, hati-hatilah!  Anda harus memikirkan untuk menghentikan memakan berbagai jenis makanan Barat yang telah masuk ke dalam daftar makanan kesukaan Anda.
        Berlakulah bijak!  Anda dapat menghindari penyakit-penyakit "ala Barat" seperti stroke, serangan jantung, dan tekanan darah tinggi oleh membuang kebiasaan makan menu Barat itu.


Hilangkan Gabut di masa PPKM

Wabah COVID-19 kini sudah menyebar luas hampir ke seluruh dunia, termasuk negara kita tercinta,Indonesia. Semakin luasnya penyebaran COVID-1...